Awan hitam memayungi langit
Sunyi melengkapi kesendirianku di tengah rinai hujan
Ku goyangkan pena dengan musik melambai
Belum lagi setiap ranting-ranting pohon diluar sana
Siap menarikan dedaunan
Hingga ujungnya seakan lemah
Pemandangan senja ini kelabu
Ku hentikan sejenak kertas berisi tinta hitam
Lalu kurapatkan tubuhku di hadapan jendela
Terlihat siluet-siluet alam terukir dalam terang lampu kampus
Bulan dan bintang mungkin akan mulai menyapa
Namun panah hujan yang terus menancap bumi
Tidak sanggup mempersilahkan malam memuja pada sang senja
Tidak ada komentar:
Posting Komentar