Minggu, 09 Januari 2011

-malam itu-

Telah berapa bait lagu kudengar
namun lantunannya kosong
tak ada yang berani jatuh ke lelapku, tak berhasil
mataku lah yang meraja saat ini

Telah q coba rapatkan selimut putih q
namun hati dan pikiran seakan bersatu
memalingkan memori yang telah terkunci disana
wajah layu berbisik, entah apa yang dibisikkannya

yang terdengar hanya sunyi

Malam, katakan pada sunyi
mengapa ia masih memelukku?
bukankah telah kau undang nyamuk untuk mengusirnya?
atau kau masih menjadi pilar bagi makhluk bernafas ini?

Katakan malam
katakan!
sampai kapan mata yang memerah ini
berlarut dalam pandangan kosong?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar